Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014
Tuan, aku hanya bisa mengangumimu dari jauh, jadi pantas saja kalau kita tak pernah bicara bahkan menyapa. Tuan, aku hanya wanita tengil konyol yang sedang senang memandangimu berjalan dari balik jendela kaca ini, juga wanita alay yang sedang suka mencari-cari keberadaanmu jika saja kamu ada di depan kelasmu. Tuan, kata beberapa temanku, aku harus berani menyapamu. Tapi tuan, aku selalu berusaha menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya. Tuan, aku tahu kau punya wanita yang sangat cantik disana, wanita baik, pintar, terkenal. Wanita yang (sepertinya) akan selalu kau puja. Asal kamu tahu tuan, aku disini sebenarnya hanya takut terabaikan lagi, seperti yang sudah-sudah terjadi.