Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

Warna Warna Khayalan

Burung-burung ketas itu menggambarkan perasaanku Ya! Burung-burung kertas itu Burung-burung kertas itu seakan bisa terbang Burung-burung kertas itu seakan bisa hinggap di bahumu Burung warna warni itu menggambarkan mimpiku Mimpiku untuk mengenalmu Mimpiku untuk memasuki duniamu Tapi itulah mimpi Tak akan seindah khayal jika tak diusahakan Tapi apa? Otakku tak bisa Jangankan mengusahakannya Berfikir saja tak bisa Seakan ada kekuatan besar dari dirimu yang membuatku tak bisa berkata-kata saat berada di dekatmu Oh mungkin aku salah Bukan dekat, jauh Yang penting adalah Burung-burung kertas itu aku! Burung-burung kertas itu akan menghampirimu Hinggap di bahumu Dan membisikkan perasaanku Dikhayalku..

Puisi Hujan

Aaarggh! Hujan menghalangi pandanganku Mendung mengaburkan ketajamanku Karena aku terus memandangi pintu itu Menunggu pintu itu meluapkanmu Bunga-bunga yang bermekaran setelah hujan Akan lebih baik daripada ini Pelangi yang tersenyum setelah hujan Akan lebih baik daripada bau tetesanmu Tapi cerita ini akan berbeda Karena disetiap hal yang tak diinginkan Pasti akan ada satu hal baik  Yang kadang tak disadari Tetesan hujan ini menjadi tirai sederhana Pembatas pandanganku menuju pintu itu Entah apa yang akan aku rasakan saat melihatmu benar-benar keluar Yang pasti ada rasa aneh dari balik tulang rusukku Hati? Jantung? Paru-paru? Entahlah Tapi kata petir Rasa aneh ini bukan dari balik rusukku Ini berasal dari otakku Otak yang tak henti-hentinya membuatku menunggu Otak yang membuatku tak tahu harus berbuat apalagi Yang aku tahu menunggu dan menunggu Menunggumu keluar dari pintu sederhana itu Dan menyibak tirai hujan