Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Hujan dan Awan

Hujan dan awan. Awan cerah yang bergerak perlahan, pergi entah kemana, meninggalkan awan-awan lainnya, bahkan kawannya sendiri, awan gelap. Kanvas biru kini kelabu, bahkan senja tak dapat menorahkan semburat mega senjanya, tak henti-hentinya seperti itu. Hujan pun tak mau kalah. Ia seperti ingin cepat-cepat tiba, seperti tergesa-gesa  ingin segera jatuh menyentuh tanah, dan menghasilkan aroma-aroma khas yang hanya dimilikinya. Hujan dan awan, suatu perpaduan yang tak mungkin bisa dipisahkan, bahkan oleh sang matahari.