Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015
     Akulah gadis kecil yang menatapmu tajam waktu itu. Ketika aku menginjakkan kakiku di sekolahmu, sekolah yang kini jadi sekolahku juga. Kamu sangat sibuk waktu itu, ah jangankan melihatku, mungkin menyadari tatapanku saja mungkin tidak. Kamu berjalan mengitari barisan, mengabsen satu persatu murid baru yang akan jadi adik kelasmu. Lucu rasanya aku bisa sangat terkagum denganmu, padahal namamu saja aku tak tahu. Kukirimkan segulung surat yang ah mungkin itu aneh bagimu. Gadis kecil mengungkapkan kekagumannya sejak pertama kali bertemu, mungkin kamu anggap itu hanya bagian dari tugasku yang harus kuselesaikan. Lalu sejak itu, kuputuskan untuk mengagumimu, entah kamu akan peduli atau tidak.      Rasanya baru kemarin semua itu terjadi. Saat aku menyelipkan snack coklat murahan yang kubeli di kantin ke tasmu, saat aku merasa gila ketika kamu berbicara padaku, walaupun hanya sebatas mengucapkan kata terimakasih.      Tapi sekarang kita sudah ...